
Anodisasi sangat berbeda dengan pelapisan listrik, penyemprotan, dan nitridasi. Anodisasi lebih unggul daripada pelapisan listrik karena dapat memodifikasi substrat daripada mengendapkan lapisan logam terpisah, sehingga meningkatkan daya rekat dan masa pakai. Penyemprotan memungkinkan pemilihan material yang fleksibel, namun kekerasan dan ketahanan ausnya tidak sebaik permukaan anodisasi. .
Proses nitridasi umumnya digunakan pada baja untuk meningkatkan kekerasan permukaan melalui difusi nitrogen, namun tidak cocok untuk aluminium. Teknologi anodisasi cocok untuk komponen aluminium yang memerlukan ketahanan korosi, ketahanan aus sedang, dan estetika. Teknologi anodisasi tidak cocok bila kekerasannya sangat tinggi, lapisannya tebal, atau bila harus diterapkan pada logam non reaktif. .
Dalam praktik industri, dasar pemilihan anodisasi adalah kompatibilitas dan biaya bahan serta persyaratan kinerja. Sedangkan untuk sistem berbasis aluminium, anodisasi aluminium tetap menjadi salah satu solusi rekayasa permukaan yang paling efektif dan serbaguna